Hi, guest ! welcome to Yahoo!. | About Us | Contact | Register | Sign In
Showing posts with label Anak Bangsa. Show all posts
Showing posts with label Anak Bangsa. Show all posts

Monday, August 22, 2016

Indonesia Raih Medali Emas di Olimpiade Matematika


Bungtoms.com -- Tim Matematika Indonesia tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencatat prestasi pada olimpiade internasional Thailand International Mathematics Competition (TIMC) 2016. Tim Indonesia meraih satu medali emas, tiga perak, dan empat perunggu. Selain itu, Tim Indonesia juga meraih penghargaan 1st Runner Up Perak untuk Team Contest, dan satu penghargaan 2nd Runner Up perunggu Grup Contest dalam ajang dalam ajang ini.

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerin Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdasmen Kemdikbud) Hamid Muhammad mengatakan, TIMC merupakan kompetisi matematika untuk siswa-siswi usia SMP paling bergengsi di tingkat internasional dengan tingkat kesulitan soalnya sangat tinggi. Selain itu, 29 negara yang mengikuti olimpiade ini juga semakin meningkatkan reputasi baik olimpiade ini di kancah internasional.
"Mereka inilah yang disiapkan mewakili Indonesia di TIMC 2016, dan telah pulang membawa total medali satu medali emas, empat medali perak, dan lima medali perunggu bagi Tanah Air,"kata Hamid, berdasarkan siaran pers yang diterima SP, Minggu(21/8).
Dikatakan Hamid, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (PSMP), Dikdasmen mengirimkan dua tim pada TIMC 2016 untuk mewakili Indonesia. Dua tim ini terdiri dari dua team leader, dua deputy leader, dan delapan siswa.
Menurut Hamid, para siswa yang mengharumkan nama Indonesia ini diseleksi dari 15 siswa peraih medali emas dan medali perak pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2016 di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Sementara itu, Direktur Pembinaan SMP, Ditjen Dikdasmen Kemdikbud, Supriano mengatakan, untuk persiapan para siswa, pihaknya menjalin kerja sama dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Bogor di bawah asuhan pelatih Olimpiade Nasional dan Internasional Ridwan Hasan Saputra.
Dijalaskan dia, pembinaan KPM tidak hanya bertumpu pada pembinaan akademik, namun juga melibatkan aspek mental spiritual siswa, team building, akhlak, karakter, kesehatan jasmani, dan rekreasi.
"KPM membina 15 siswa pada tahap pertama selama dua pekan. Setelahnya, dipilih delapan siswa terbaik untuk maju ke pembinaan tahap kedua selama empat pekan,"jelasnya.
Supriano menuturkan, TIMC yang berlangsung selama satu pekan mulai 14- 20 Agustus, di Chiang Mai, Thailand ini diikuti 296 peserta dari 74 tim. Siswa-siswi yang mengikuti kompetisi ini merupakan putra-putri terbaik di bidang matematika yang berasal dari 29 negara, yang terdiri dari Australia, Bulgaria, Belanda, Kanada, Cina, Cyprus, Filipina, Ghana, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Kazakhstan, Laos, Lebanon, Makau, Tiongkok, Malaysia, Mexico, Mongolia, Nepal, Romania, South Africa, South Korea, Sri Lanka, Taiwan, Tajikistan, Thailand, Uzbekistan, dan Vietnam. Bahkan awalnya ada 35 negara yang akan bertanding. Namun isu keamanan membuat enam negara mengundurkan diri tepat sebelum kompetisi diadakan.
Selanjutnya, dijelaskan Supriano, TIMC mengujikan dua tes bagi masing-masing peserta, yakniIndividual Contest dan Team Contest. Pada Individual Test, peserta harus mengerjakan 12 soal isian singkat dan tiga soal uraian dalam waktu 120 menit. Sedangkan pada Team Contest, masing-masing tim yang terdiri dari empat siswa diminta mengerjakan 10 soal, dengan delapan soal pertama harus dikerjakan secara individu setelah tim merundingkan lebih dahulu soal mana yang harus dikerjakan selama 35 menit. Barulah dua soal terakhir dikerjakan bersama dalam waktu 25 menit.
Sementara pada team contest, masing-masing tim dipertandingkan dalam enam grup warna yang berbeda.Masing-masing warna grup terdiri dari 13 dan 12 tim. Group Contest adalah penghargaan bagi tim. Cara menghitung nilainya adalah dengan menggabungkan tiga nilai tertinggi dari nilai individu di dalam tim.
Berikut adalah data lengkap Tim Olimpiade Matematika Indonesia dengan capaian yang diraihnya.
Pertama, Contest Tim C. Medali emas berhasil diraih Stanve Avrilium Widjaja, SMPK IPEKA. Medali perunggu diraih Hendrikus Hansen Witarsa, SMPK 4 Penabur. Medali perak, diraih Alvin Putera Budiman, SMP Lab School Kebayoran.
Kedua dalam Individual Contest. Aaron Alvarado Kristanto, SMPK Petra 3 Surabaya meriah perunggu. Sedangkan Team Contest 1st Runner Up meraih medali Perak, sehingga Grup Contes meraih posisi Runner Up dengan raihan medali perunggu. Sementara, Tim D Individual Contest, Nicholas Rusell Saerang, SMPK Ipeka Sunter 2 meraih Perak, sedangkan Farrel Dwireswara Salim, SMP Kharisma Bangsa, Markus Leonard Wijaya, SMP Theresiana 01, dan Muflih Naufal Maxi, SMP Al Azhar meriah perunggu. (sp/brtsatu)


Selengkapnya »
8/22/2016 02:31:00 PM | 0 komentar

Wednesday, August 10, 2016

Novita Rumngangun, Orang Indonesia Pertama Raih Penghargaan Pemimpin Perusahaan Bidang Pemasaran Terbaik di Asia


Bungtoms.com -- Novita Rumngangun dianugerahi penghargaan Women Leadership Excellence Award: Asia's 50 Women Leaders dalam ajang “7th CMO Asia Awards for Excellence in Branding and Marketing.” 
Novita yang menjabat sebagai Chief Marketing Officer (CMO) di Manulife Indonesia menjadi orang Indonesia pertama yang meraih penghargaan tersebut.
Dalam ajang yang digelar di Singapura pekan lalu itu, Novita bersaing dengan 350 finalis yang terdiri atas para ahli pemasaran profesional dari berbagai industri di 11 negara Asia, termasuk Australia.
Penghargaan itu mengakui peran pemimpin perempuan yang berpengaruh dan strategis dalam pengembangan ekonomi modern termasuk mengakui peran yang dimainkan perempuan sebagai pemimpin yang membentuk masa depan bangsa dan negara.
"Saya merasa sangat bangga dan terhormat karena dianugerahi penghargaan Women Leadership Excellence ini," tutur Novita akhir pekan lalu di Jakarta..  
Menurut dia, penghargaan itu mencerminkan nilai yang diberikan atas kontribusi perempuan terhadap dunia bisnis.
Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Indren S Naidoo memberikan testimoni bahwa Novita memang seorang pemimpin yang kuat dan menjadi sumber inspirasi bagi timnya di Manulife Indonesia.
“Ia panutan bagi para calon pemimpin perempuan dan kemampuannya dalam melakukan mentoring akan membuka jalan bagi lebih banyak perempuan untuk menduduki posisi kepemimpinan di perusahaan," tambah Indren.
Sebagai Chief Marketing Officer (CMO) Manulife Indonesia, Novita mengawasi keseluruhan aspek branding dan marketingperusahaan.
Ia dikenal sebagai pakar pemasaran yang memiliki rekam jejak bagus dalam melakukan kampanye pemasaran tradisional maupun inovatif.
Keahlian Novita terletak pada pengembangan dan pemeliharaan merek (brand) yang memberikan dampak bisnis yang signifikan.
Di bawah kepemimpinannya, Manulife Indonesia menyabet gelarThe Best in Market Driving dan The Best in Social Marketing dalam ajang “Marketing Awards 2014”.
Pemasaran yang baik akan mendorong kinerja perusahaan. Tahun 2015, Manulife Indonesia mencatat pertumbuhan bisnis konsolidasi yang meningkat.
Di tengah perlambatan industri asuransi nasional, pendapatan bersih premi asuransi Manulife naik 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
(kompas)

Selengkapnya »
8/10/2016 04:31:00 PM | 0 komentar

Siswa SD di Bogor Raih Medali Emas Olimpiade Matematika


Bungtoms.com -- Siswa kelas empat SDIT Ummul Quro, Kota Bogor, Muhammad Ilham Al-Farisi berhasil meraih prestasi di ajang internasional olimpiade matematika. Prestasi yang diraih Ilham berhasil didapatkannya dalam ajang International Mathematics Contest Singapura (IMCS) 2016. 

"Iya, Ilham akhirnya bisa meraih medali emas saat lomba olimpiade di Singapura itu. Lomba dimulai pada 29 Juli sampai 1 Agustus 2016," kata orang tua Ilham, Muslimah Syafaria, Rabu (10/8).

Muslimah mengungkapkan persiapan yang dilakukan Ilham dilakukan sejak 22 Juli 2016. Selama seminggu, dia mengatakan Ilham mengikuti karantina di daerah Cikeas sebelum berangkat ke Singapura untuk mengikuti olimpiade. 

Selama proses karantina, Ilham mengaku senang mengikutinya hingga bisa mengikuti olimpiade di Singapura. "Seru waktu karantina, soal matematika waktu latihan lebih gampang dari yang dilombakan," tutur Ilham. 

Semenjak karantina hingga mengikuti olimpiade, Ilham menjalaninya sendiri tanpa ditemani orangtua. Meskipun begitu, Ilham merasa tetap semangat dan bisa menjalani proses perlombaan sampai akhir. 

Selama perlombaan, Ilham berhasil menyaingi 13 negara lain yang turut berkompetisi. Muslimah mengatakan, beberapa negara lain yang bersaing yaitu Cina, Malaysia, Philipina, dan Singapura. 

Ilham berharap selanjutnya bisa terus berprestasi mengikuti olimpiade internasional lainnya. "Senang bisa ke luar negeri, aku juga mau terus ikut olimpiade lain seperti kakak-kakak aku juga," ujar Ilham. 

(republika)

Selengkapnya »
8/10/2016 04:31:00 PM | 0 komentar

Monday, August 8, 2016

Raih Perak, Sri Wahyuni Kantongi Bonus Rp 2 Miliar


Bungtoms.com -- Keberhasilan lifter Sri Wahyuni meraih medali perak Olimpiade Rio 2016 membuatnya akan diguyur bonus sebesar Rp 2 miliar yang sudah dijanjikan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Keberhasilan lifter kelas 48Kg ini diharapkan menambah dan memberikan semangat baru kepada atlet-atlet Indonesia lain untuk meraih prestasi gemilang di Brasil.
“Alhamdulillah, awalan yang baik bagi Merah Putih dengan medali pertama perak dari Sri Wahyuni. Pasti ini menjadi semangat baru bagi atlet lainnya untuk meraih yang lebih baik. Selamat buat Yuni, bonus sebesar Rp 2 miliar dari pemerintah telah menjadi hakmu,” kata Menpora mengomentari keberhasilan Sri Wahyuni.
Sukses Sri meraih medali pertama disambut meriah kontingen Indonesia. Menpora bersama Ketua KOI Erick Tohir dan jajaran kontingen lainnya yang hadir di Rio Centro Stadium bersorak gembira. Cak Imam pun memeluk bangga atlet berusia 19 tahun itu dan memberikan ucapan selamat.
Menurut Menpora, usia Sri Wahyuni yang masih relatif muda ini juga memberi harapan bagi kontingen Indonesia pada olimpiade berikutnya untuk meraih emas. “Saya yakin untuk olimpiade berikutnya Sri Wahyuni akan meningkatkan prestasinya,” tambah Menteri asal Bangkalan, Madura ini.
Seperti diketahui, Sri yang turun di kelas 48KG angkat besi, mendapatkan medali perak berkat total angkatan 192 Kg (Snatch 85Kg dan 107 Clean & Jerk). Emas nomor ini direbut lifter Thailand, Sopia Tanasan yang membuat total 200 angkatan Kg (Snatch 92 kilogram, Clean & Jerk 108 kilogram). Atlet Jepang, Hiromi Miyaki, merebut perunggu dengan total angkatan 188 KG.
Peluang emas juga cukup dimiliki Sri usai memastikan perak lewat angkatan pertama Clean & Jerk 107 Kg dan sebelumnya menorekan angkatan terbaik 85Kg pada angkatan snatch. Sayang, dua kali percobaan mengangkat barbel Clean & Jerk 115 Kg yang 2 Kg lebih berat dari angkatan terbaik dalam kariernya (113 Kg) tidak berhasil dilakukan Sri. (beritasatu)

Selengkapnya »
8/08/2016 01:24:00 PM | 0 komentar

Saturday, August 6, 2016

Raih Medali Perak di Olimpiade Matematika, Bocah Noval Disambut Bak Pahlawan


Bungtoms.com -- Keinginan dan impian Noval Ilham Arfiansyah untuk menjadi salah satu wakil Indonesia di ajang Olimpiade Matematika tingkat internasional 2016 di Singapura, akhirnya terwujud. Dia meraih medali perak dalam ajang itu.


“Seneng banget akhirnya bisa ikut Olimpiade Matematika di Singapura, meski saya baru bisa meraih medali perak untuk kategori kelas enam SD,” tutur Noval, Minggu (6/8/2016).
“Terima kasih juga kepada semua pihak, khususnya bagi para donatur, yang telah menyumbang untuk membiayai saya mengikuti Olimpiade Matematika kemarin,” sambungnya.
Atas keberhasilan yang dicapainya, bersama dengan rekan satu sekolahnya yang mendapat perunggu dalam ajang yang sama Tangguh Achmad Fairuzzabady, Noval disambut secara meriah oleh ‘mantan’ rekan-rekannya di MI NU Trate Putra.
“Meski kini Noval tidak lagi menjadi siswa kami, tapi setidaknya kami ingin memberikan ucapan selamat dan terima kasih kepadanya serta Tangguh, yang telah mengharumkan nama sekolah dan juga Kabupaten Gresik di ajang internasional,” kata Kepala Sekolah MI NU Trate Putra, Huda Arifin.
Dalam agenda penyambutan ini, baik Noval maupun Tangguh, dikirab oleh para siswa MI NU Trate Putra Gresik yang berpakaian ala pejuang dan petugas keamanan, dengan diiringi tarian barongsay. Dari mulai alun-alun Gresik menuju ke MI NU Trate Putra, dan sempat menjadi tontonan warga sekitar.
Sebelumnya, baik Noval maupun Tangguh adalah peraih medali dalam Kompetisi Matematika Nalaria Realistik se-Indonesia (KMNR) ke-11 tingkat SD/MI, yang digelar oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM).
Hanya kali ini hasilnya berbalik. Jika dulu Noval hanya meraih perunggu di ajang KPM, justru mendapat perak di pentas internasional. Sedangkan Tangguh, dari yang semula mendapat perak di ajang KPM, hanya mampu mendapatkan perunggu dalam Olimpiade Matematika tingkat internasional 2016 di Singapura, yang digelar akhir pekan kemarin.
“Minta doa dan dukungan dari semua pihak, agar saya bisa kembali mengikuti dan lebih berprestasi di ajang-ajang selanjutnya. Baik kejuaraan matematika yang akan digelar di dalam negeri, maupun di luar negeri,” ungkap Noval.
Sebelumnya, Noval kesulitan ikut olimpiade ini lantaran pihak keluarga maupun jajaran pengurus dan pengajar di sekolahnya dulu tak punya biaya. Akhirnya, sejumlah pihak memberikan bantuan dalam memberangkatkan Noval.
Dalam ajang yang berlangsung di Singapura tersebut, Noval dan Tangguh bersaing dengan ribuan peserta lain dari berbagai negara di Asia Tenggara, mulai dari sesama peserta dari Indonesia, perwakilan asal tuan rumah Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, dan Filipina.
“Pesertanya sih seribuan lebih. Dan seingat saya, juara pertama pada kategori yang saya ikuti bersama dengan Tangguh itu berasal dari Jakarta. Hanya saja, saya lupa nama dan sekolahnya,” tutup Noval yang diiyakan oleh Tangguh.

(kompas)

Selengkapnya »
8/06/2016 06:48:00 PM | 0 komentar

Friday, January 29, 2016

Membanggakan! Dua siswa SMA Unggul Del Toba Samosir berangkat ke NASA ikuti seleksi penelitian luar Angkasa

Dua siswa asal Toba Samosir, Sumatera Utara (Sumut) berangkat ke lembaga antariksa Amerika Serikat (NASA) di San Jose. Dua siswa SMA Unggul Del Toba Samosir itu akan mengikuti seleksi tahap akhir terkait hasil penelitian mereka yang bakal diterbangkan ke luar angkasa.

Dua siswa Unggul Del Toba Samosir Gilbert Nadapdap dan Gomos Parulian Manalu
Foto: Dua siswa Unggul Del Toba Samosir Gilbert Nadapdap dan Gomos Parulian Manalu

Dua siswa SMA Unggul Del Toba Samosir itu yakni Gilbert Nadapdap dan Gomos Parulian Manalu. Keduanya telah berangkat ke Amerika Serikat pada Minggu 24 Januari 2016. Dua siswa berprestasi tersebut didampingi dua gurunya, yakni Elin Bawekes dan Arini Desianti Parawi.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Luhut Binsar Pandjaitan mengaku bangga dengan prestasi dua siswa hebat tersebut. Luhut mendukung dan mendoakan agar dua siswa tersebut lulus seleksi tahap akhir.

“Saya bangga melihat anak-anak didik saya dari kampung Sitoluama-Sumut ini mampu melewati proses seleksi yang dilakukan oleh NASA, hingga sekarang mereka berhasil masuk pada tahapan terakhir tes di NASA,” tulis Luhut Pandjaitan di laman Facebooknya.

Dua siswa SMA Unggul Del Toba Samosir diuji oleh para peneliti NASA melalui teleconference
Foto: Dua siswa SMA Unggul Del Toba Samosir diuji oleh para peneliti NASA melalui teleconference

Menurut Luhut, tes terakhir ini akan menentukan apakah micro lab mereka yang meneliti tentang “micro-aerobic fermentation in space with micro gravity” layak diterbangkan ke stasiun ruang angkasa milik NASA tahun ini.

“Sebelum mereka bertolak ke Amerika, saya berpesan kepada mereka bahwa selama di San Jose, mereka bukan hanya mewakili SMA Unggul Del tapi juga mewakili seluruh anak-anak SMA di Indonesia,” tambah Luhut.

“Kepada Gilbert Nadapdap, Gomos Parulian Manalu serta kepada Ibu guru Elin Bawekes dan Arini Desianti Parawi, saya ucapkan selamat bekerja dan selamat berjuang. Tunjukkan bahwa orang dari kampung juga bisa tampil di kelas dunia!,” tandas Luhut.

Selengkapnya »
1/29/2016 05:11:00 PM | 0 komentar

Tuesday, January 19, 2016

Cadas !, DJ Una Masuk Top 100 Dunia Kalahkan Paris Hilton


Baru-baru ini salah satu situs DJ ternama merilis Top 100 DJanes Dunia di laman situsnya (http://djanemag.com/top100djanes). Daftar DJ yang ada di dalam top 100 ini merupakan  Female DJ terbaik yang ada di seluruh dunia. 

Salah satu DJ wanita asal Indonesia, yaitu DJ Una rupanya masuk dalam TOP 100 DJanes 2015 itu. Hal ini tentunya sangat membanggakan bagi Indonesia, karena selain Angger Dimas (male DJ), DJ wanita ternyata juga memiliki prestasi yang tak kalah "cadasnya".Dalam daftar Top 100 tersebut, DJ Una berada di peringkat ke 29, melampaui selebriti sekaligus sosialita asal Amerika Serikat, yaitu Paris Hilton yang menempati peringkat 71.


Selain masuk 100 besar DJ wanita terbaik DJanes, baru-baru ini DJ Una juga menorehkan prestasi yang sangat membanggakan. Ia berhasil keluar sebagai juara 2 di sebuah kompetisi di Perancis mengalahkan pesaing dari berbagai negara.

Untuk diketahui, selain DJ Una juga terdapat DJ Wanita asal Indonesi lainnya yang masuk dalam Top 100 DJane yaitu DJ Yasmin peringkat 53 dan DJ Varra peringkat 58. 

Selengkapnya »
1/19/2016 09:18:00 PM | 0 komentar

Sunday, January 10, 2016

Pecatur Cilik Asal Surabaya Sabet Juara di Negeri Jiran


Potensi-potensi anak-anak bangsa dalam bidang olahraga tampaknya memang memiliki kualitas yang telah diakui secara internasional. Dalam bidang catur misalnya, selain memiliki grandmaster termuda, Indonesia juga terus mendapatkan juara diberbagai kejuaraan internasional. Berita terbaru, pecatur muda yang mewakili Indonesia meraih juara di Negeri Jiran, Malaysia.
Pecatur muda yang mewakili Indonesia tersebut adalah siswi kelas satu sekolah dasar bernama Marvella Michelle Toemali. Siswi Kelas I SD Margie Surabaya tersebut menyabet juara pertama dalam kompetisi catur internasional yang diselerenggarakan di Malaysia pada even 7th Penang Heritage City International Chess Open dan 2nd Johor International Chess Challenger Open 2015.
Marvella saat berada di Kantor Kadisdik Surabaya Kadisdik Surabaya Dr M Ikhsan (Foto: Soeprayitno / SINDO)
Marvella saat berada di Kantor Kadisdik Surabaya Kadisdik Surabaya Dr M Ikhsan (Foto: Soeprayitno / SINDO)

“Meski masih berusia tujuh tahun, Marvella Michelle Toemali, membuktikan mampu menjadi juara pertama lomba catur tingkat internasional usia dibawah delapan tahun di Johor dan Penang, Malaysia pada Desember lalu,” kata kepala SD Margie Surabaya, Dwi Agus Setrowati.
Dalam kesempatan itu, siswi juara catur internasional, Marvella Michelle Toemali mengatakan kesukaannya bermain catur berawal dari seringnya melihat kakaknya bermain catur, kemudian ia mencoba memainkan beragam pion catur.
“Kesukaan saya untuk main catur itu berawal dari sering melihat kakak latihan, kemudian saya mencoba memainkan beragam pion catur bersama kakak setiap sore. Kalau kakak main catur sambil lihat televisi, saya bisa menang karena kakak teledor,” tuturnya.
Gadis berambut lurus ini sangat menyukai permainan catur sejak usia tiga tahun. Kemahirannya dalam bermain catur membuatnya bergabung dalam club catur Surya Raga dan sejak usia empat tahun mulai mengikuti berbagai macam perlombaan.
“Hingga November 2015, saya berhasil lolos dalam Kejuaraan Provinsi dalam kategori Junior Putri G, dan mewakili dalam Kejuaraan Nasional hingga mencapai lima besar pada Desember 2015. Paling suka kalau bisa mengalahkan menteri, nilainya 9 poin,” paparnya.
Menanggapi prestasi itu, Kadisdik Surabaya Dr M Ikhsan mengungkapkan pengembangan potensi para siswa tidak hanya melalui bidang akademik, namun bidang non-akademik seperti yang dilakukan Marvella juga dapat dijadikan sebuah motivasi untuk meraih keberhasilan.
“Prestasi anak-anak Surabaya sungguh sangat luar biasa, tentunya hal tersebut perlu didukung oleh banyak pihak, peran aktif sekolah dan orang tua dalam membimbing seorang anak merupakan kunci keberhasilan dalam meraih kesuksesan,” ujarnya.
sumber: Republika

Selengkapnya »
1/10/2016 05:48:00 PM | 0 komentar